Pawang Hujan Di Bali | Tata Cara Menjadi Pawang Hujan

PAWANG HUJAN adalah satu keahlian yang di memiliki seseorang untuk memindahkan hujan dari suatu tempat ketempat lain untuk suatu tujuan si pemohonnya, mohon ijin kepada para nabe, guru spritual, sesepuh yang sudah mumpuni di bidangnya / panerangan atau ilmu lainnya ijinkan saya mengulas sedikit warisan leluhur yang adi luhung ini kepada saudara kita yang membutuhkan informasi tentang pawang hujan / tukang terang.

Pawang Hujan bali

Di artikel ini akan saya  coba mengulas tentang ilmu penerangan berdasarkan dari pengalaman dan yang saya pelajari, semua isi dari tulisan ini bisa saya pertanggung jawabkan dan jelaskan bila ada sekiranya saudaraku / semeton yang ingin tahu atau ingin mempelajari ilmu warisan leluhur kita ini. kita harus bangga karena dengan kemajuan teknologi yang sangat sangat super canggih, ternyata ilmu warisan leluhur kita ini masih sangat di butuhkan oleh masyarakat bali.

Ilmu Penerangan ini tidak bisa di pungkiri sering di pakai saat ada acara acara besar untuk menghindari acara tersebut dari hujan yang bisa mengganggu kelancaran acara atau upacarnya, biasanya di carikanlah orang yang ahli di bidangnya untuk membantu ke lancaran upacara atau acaranya. seseorang yang ingin menjadi pawang hujan banyak cara yang bisa di lakukan ada dengan menggunakan panca aksara, dasa aksara, dan tata cara lainnya, kalau saya biasanya mempergunakan mantra mantra khusus untuk penolak hujan.

Siapa Tahu Bapak / Ibu Ingin Berkenalan Silakan Hubungi WA atau Telpon di bawah ini

sebelum mempelajari mantra penrangan atau menjadi tukang terang ( sebutan orang bali ) maka calan dari PAWANG HUJAN wajib hukumnya mempelajari.

  • PENGRAKSA JIWA : adalah sebuah mantra yang di pergunakan untuk melindungi jiwa kita dari serangan musuh niskala, salah satu contoh pengraksa jiwa adalah. Gedong mas, Gedong Batu, Keputusan sang hyang kalis, Pekakas Batara paling wayah dll
  • PENGEBANGAN : Pengebangan adalah suatu ilmu yang di pergunakan pawang hujan untuk menyembunyikan diri kita dari serangan musuh yang menjadi lawan kita.
  • PENGIMPAS IMPAS : pengimpas impas adalah suatu ilmu atau mantra yang bertujuan untuk melindungi yang mempergunakan dari serangan panah atau senjata yang di keluarkan oleh musuh, sipat pengimpas impas tidak menyerang atau tidak bertahan karena dari dalam tubuh pemakainya akan mengeluarkan angin gaib sehinggga kulit dan jiwanya tidak tersentuh senjata.

Di bawah ini akan saya tulis tentang sarana dan nama mantra yang di pergunakan untuk pawang hujan dan apa saja syarat syarat dan sarana yang di pergunakan :

  1. PENRANGAN SANG  ANOMAN : Sarana yang di pergunakan adalah mempergunakan kertas yang di rajah sang anoman
  2. PENERANGAN SANG ANOMAN masarana daun lontar yang di rajah sang anoman, biasanya kalau penrangan ini di pakai kalau tuhan mengijinkan akan mengeluarkan angin yang lumayan dahsyat, yang di mana tujuannya untuk menerbangkan awan supaya menjauh dari lokasi upacara dan acara.
  3. PENRANGAN SANG ARJUNA : sarana yang di pergunakan adalah rerajahan sang arjuna atau pis bolong sang arjuna yang ngagem sanjata ( memegang senjata ), senjata yang di maksud adalah senjata pasupati sastra yang sudah terkenal kesaktiannya di kalangan spritual orang bali yang mempelajari lontar.
  4. PENRANGAN CANDU SAKTI : Sarana yang di pergunakan adalah bunga kamboja yang di tusuk dan menghadap ke atas, atau di taruh di atas apa ( dudus ). ini hampir mirip dengan penrangan sang arjuna. karena mantra yang ada di dalamnya mengandung nama sang arjuna bedanya mantra ini di tekankan pada senjata candu sakti, sedangkan penrangan sang arjuna memakai pasupati sastra.
  5. PENRANGAN AGUNG : sarana yang di pergunakan adalah sakewenang ( bebas ), bisa mempergunakan dupa, rokok, garam, dan sarana yang lainya. kalau dari mantra yang terkandung di dalam penrangan agung kalau tuhan merestui maka awan yang di tunjuk akan terbelah.
  6. PENRANGAN PAYUNG : ilmu ini lumayan terkenal di kalangan pawang hujan orang bali, karena kalau ida sanghyang widhi merestui efek dari ilmu sangat menakjubkan . di sekeliling kita hujan lebat sedangkan tempat upacara dan acara tidak tersentuh hujan, penrangan payung ini ada tiga yang ada sama saya. mesarana ambengan yang di ikat di kepala, dan yang duanya lagi masarana sakewenang.
  7. PENRANGAN DASA MUKA : sarana yang di pergunakan adalah sakewenang atau bebas ( mantra penolak hujan ini tergolong singkat dan cepat bisa hapalkan.

Mantra pawang hujan yang tidak ada namanya hanya mantra dan sarananyab :

  • Mantra pawang hujan mempergunakan garam yang di taburkan pada api
  • Masarana Nuding : mantra ini termasuk lumayan ada karena termasuk gampang memakainya hanya menunjuk awan kalau tuhan merestui maka awan akan bergeser.
  • Penrangan damar / Lentera dari minyak kelapa : di penrangan ini banyak persi mantra dan sarananya, ada damar yang di rajah, ada memakai sigi 9, ada yang memakai damar suntra
  • penrangan dengan rajah : pawang hujan di bali banyak mempergunakan sarana ini, yaitu mempergunakan rerajahan ( rajah ) yang di gantung di atas api. rajah pawang hujan ini banyak jenisnya yang ada tidak bisa saya tulis satu persatu hanya sekedar yang bisa saya tulis supaya tidak menghabiskan banyak waktu bagi saudaraku yang membacanya

Selain tentang pawang hujan di website ini juga banyak saya menulis tentang artikel : ]

kalau di bali pawang hujan orangnya di sebut TUKANG TERANG, kalau mantranya disebut mantra penerangan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *