kunci Kesaktian Balian penyembuh

Kesaktian Balian – Dalam Artike ini saya akan mencoba menulis tentang pengalaman yang sudah saya alami dalam hal mengobati suatu penyakit niskala dalam ruang lingkup yang lebih kecil orang bali menyebutnya ( Kenain anak ) atau di guna guna orang lain, Di artikel sebelumnya saya juga sempet menulis Pelet Asli Dari Pulau Bali, tujuan saya menulis hanya membagi pengalaman yang pernah saya alami dan kita sebagai orang bali supaya tahu warisan leluhur nenek moyang kita, walaupun tidak mempelajarinya paling tidak kita bisa mengenalnya.

Kesaktian balian penyembuh

Judul artikel ini sengaja saya tulis dengan judul kesaktian balian atau orang umum menyebutnya dukun biar bisa menggugah hati pembacanya,

apa itu Kesaktian..?? Kesaktian adalah kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu melebihi kemampuan manusia biasa, salah satunya bisa mengobati orang, bisa memindahkan hujan ( pawang hujan  ) Bisa Membuat penangkal Gaib, membuat pelet dll. itulah depinisi sakti menurut saya pribadi kalau menurut saudaraku beda itu hal biasa dan itu normal.

” dalam artikel ini akan saya bahas tentang kesaktian balian ( Dukun Bali ) dalam mengobati seseorang  yang terkena pepasangan, desti, teluh, Acep acepan, umik umikan, Rerakahan”..

apa sumber kesaktian balian / Dukun Bali mengobati atau menolong untuk menyembuhkan seseorang.???

sebelum membahas itu akan saya ceritakan beberapa pengalaman saya yang pernah saya alami, saya ini terlahir dari keluarga yang tidak mampu dan serba kekurangan, tapi bapak saya adalah seorang Dukun ( Orang bali menyebutnya balian ) yaa menurut orang orang katanya sih sakti, singkat cerita saya umur 13 tahun saya sangat tertarik untuk mempelajari buku – buku yang bapak punya, saya masih ingat waktu itu saya baru tamat SD dan dengan sembunyi sembunyi membaca dan mempelajari bukunya bapak saya sendiri. saya tidak munapik yang namanya orang muda pasti tentunya pengasih ngasih , piolas yang yang pelajari dulu.

pada awalnya bapak tidak suka saya mempelajari mantra atau ilmu yg beliau pelajari dengan alasan masih kecil, beliau lebih senang kalau saya belajar pelajaran sekolah, tpi ketertarikan saya sama mantra – mantra tidak bisa saya bendung, ada perasaan menggebu gebu pingin tahu yang sangat mendalam di hati ini.

pada akhirnya bapak setuju memberikan ilmuny, saya ingat sekali waktu itu beliau memberikan 1 mantra pengobatan yang sarananya dari daun dapdap yang di rajah di kunyah dan disemburkan kepada yang sakit, waktu itu saya sudah berumur 19 tahun ada tetangga jauh sakit lehernya bengkak dan beliau tidak bisa makan dan minum dan sakitnya luar biasa sampati menjerit jerit karena tidak bisa tidu, pada siang hari keluarga tetangga saya mencari bapak minta tolong untuk mengobati tetangga yang sakit tapi tidak sembuh juga, bahkan hampir semua balian atau dukun yang tersohor di desa saya kurang lebih 7 dukun mengobati juga tidak sembuh, bahkan tambah parah sakit beliau, kebetulan saya dan beliau sangat dekat, bahkan sudah di anggap anaknya sendiri, singkat cerita saya jenguk beliau karena pesan adik, katanya tetangga saya itu sangat berharap saya datang sebelum beliau mati, akhirnya saya kesana waktu pas hari raya nyepi jadinya harus jalan kaki kira 1 km.

sampai di sana tetangga ini minta di obati saya bingung apa yang harus saya lakukan, saya ingat bapak pernah memberikan 1 mantra bersaranakan daun dadap yang di rajah, saya rajah lalu kasikan pada keluarganya untuk di semburkan pada yang sakit, aneh bin ajaib dalam jangka waktu 5 menit, si sakit ini sudah bisa bangun dan merokok, walaupun sebelumnya pas saya datang beliau tidak bisa bangun suaranya pun tidak jelas makan minum tidak bisa. di sinilah saya mulai di kenal bisa mengobati orang.

sebelum saya buka dan jelaskan kunci kesaktian balian penyembuh akan saya ceritakan satu pengalaman lagi yang mengobati ibu yang sedang sakit katanya sih terkena pepasangan ( sejenis benda yang di taruh di pekarangan rumah atau jalan supaya orang yang di tuju bisa sakit atau mati ) benda itu harus bisa langkahi orang orang yang di tuju. ibu ini menderita sakit, “tubuhnya menggigil kedinginan, Panas di ulu hati, lemas mendadak dan sederetan penyakit lain yang di deritanya.  singkat cerita ibu ini datang ke tempat saya dan beliau bercerita panjang lebar, cerita jual tanah karena kekurangan biaya untuk mengobati sakitnya, dan seperti cerita beliau sudah 8 dukun yang beliau cari sakitnya tidak kunjung sembuh, dukun bali bahkan dukun jawa juga sudah beliau coba, tapi tuhan belum memberikan kesembuhan.

Lantas apa hubungannya cerita ini dengan judul artikel “kesaktian Bali penyembuh”, apa mungkin seorang yang muda seperti bisa menyembuhkan orang yang sudah pernah di tangani sama dukun ( balian ) linuih dan tidak bisa sembuh juga.  dari segi apapun saya kalah, pengalaman, umur , dan juga banyaknya mantra yang mreka punya saya tidak ada sebanding dengan seujung kuku beliau, bahkan di cerita saya yang pertama di atas tidak ada canang yang saya haturkan bahkan bunga sama dupa pun tidak ada.

apa yang menyebabkan orang itu bisa sembuh, bahkan bagi orang lain itu ajaib, begini saudaraku yang membuat mereka sembuh selain mantra, yang tidak kalah penting adalah “ikhlas”, dan tulus “membantu” yang saya tolong, dan yang di tolong harus yakin sama yang menolong, apa yang di berikan walapun hanya selembar daun maka itulah yang akan menyembuhkannya yakinlah daun itu akan menyembuhkan saudaraku, dan saya serahkan semuanya kepada tuhan, karena saya berpikir jika pada saat kita merasa tidak mampu, maka kekuatan tuhan akan jalan, di saat kita merasa mampu maka kekuatan kita sendiri yang akan jalan, tanpa ada campur tangan tuhan. kalau di saat itu saya merasa mampu, maka orang yang saya ceritakan di atas tidak bisa sembuh, karena saya merasa tidak mampu makanya tuhan ( ida sanghyang widhi wasa ) menunjukkan kekuasaannya orang itu bisa sembuh.

Akhir kata dari artikel saya ini mudah – mudahaan ada sedikit manfaat bagi siapapun  saudaraku yang membaca, dan saya mohon maaf kalau ada isi artikel ini menyinggung perasaan saudaraku. saya tinggal nomer Telpon dan WA di bawah ini siapa tahu saudaraku ingin berkenalan :

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *